Sejak Kapan Orang Membersihkan Diri Menggunakan Tisu Toilet Setelah Buang Air Besar?

- 24 Maret 2024, 20:35 WIB
Ilustrasi tisu toilet.
Ilustrasi tisu toilet. /Pexels/Filmbetrachter/

MalangTerkini.com - Sejak penemuan kertas toilet, manusia telah menggunakan berbagai benda untuk membersihkan diri setelah buang air besar. Pada mulanya, kertas toilet digunakan oleh masyarakat Tiongkok kuno sekitar abad ke-2 SM.

Namun, sebelum adanya kertas toilet, orang-orang menggunakan berbagai material seperti daun, lumut, jerami, cangkang jagung, kerang, bahkan air.

Sebagaimana dilansir dari cottonelle.com, orang Yunani kuno dan Romawi menggunakan potongan keramik, ostraka, dan spons pada tongkat yang digunakan secara bersama-sama di tempat buang air publik. Di Jepang kuno, orang-orang menggunakan tusuk kayu yang disebut chuugi untuk membersihkan diri setelah buang air besar.

Sebelum adanya kertas toilet, beberapa benda umum yang digunakan untuk membersihkan anus antara lain:

  1. Tongkat Higienis
    Tongkat kayu atau bambu yang dilapisi kain dan dirancang untuk digunakan sebagai alat pembersih.
  2. Tersorium
    Sebatang tongkat dengan spons yang dilekatkan, dibiarkan di tempat buang air publik untuk digunakan secara bersama-sama dan direndam dalam cuka atau air garam untuk sanitasi.
  3. Pessoi
    Kerikil kecil oval atau bulat atau potongan keramik pecah yang digunakan untuk membersihkan di Yunani kuno dan Romawi.
  4. Potongan Keramik
    Orang Yunani kuno juga mungkin membersihkan diri dengan ostraka, potongan keramik yang diukir dengan nama-nama musuh mereka, yang kemudian dibersihkan setelah pemungutan suara.
  5. Tongkat Kayu
    Dikenal sebagai śalākā, cèchóu, atau chūgi, tongkat ini ditemukan di tempat buang air sepanjang Jalur Sutra dan memberikan wawasan kepada arkeolog tentang metode pembersihan kuno.
  6. Daun, Rumput, Batu, Kulit Binatang, dan Kerang
    Bahan-bahan ini digunakan untuk membersihkan di berbagai budaya dan lingkungan.
  7. Air
    Di beberapa budaya, orang menggunakan air untuk membersihkan diri setelah buang air besar.

Benda-benda ini digunakan untuk membersihkan anus sebelum penggunaan kertas toilet menjadi populer di dunia Barat pada abad ke-16 dan di Tiongkok pada abad ke-2 SM.***

Editor: Lazuardi Ansori


Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah