Polwan Bakar Suami di Mojokerto Diduga Baby Blues Jadi Salah Satu Sebabnya, Apa Arti dan Dampaknya?

- 10 Juni 2024, 06:00 WIB
Motif Polwan bakar suami di Mojokerto salah satunya karena diduga terkena baby blues, ini arti dan dampaknya.
Motif Polwan bakar suami di Mojokerto salah satunya karena diduga terkena baby blues, ini arti dan dampaknya. /Pexels.com / Kindel Media/

MalangTerkini.com – Kabar seorang Polwan membakar suaminya yang juga seorang Polisi di Mojokerto, diduga bermotif jengkel dan mengalami baby blues atau bahkan depresi pascamelahirkan.

Polwan yang bekerja di Mojokerto membakar suaminya diduga mengalami tekanan atau depresi apalagi setelah melahirkan. Baby blues diduga sebagai salah satu sebabnya hingga berbuat nekat dengan mengguyur suaminya dengan bensin kemudian membakarnya.

Diketahui bahwa Polwan tersebut, Briptu Fadhilatun Nikmah, usia 28 tahun merupakan anggota SPKT Polres Mojokerto Kota sementara sang suami, Briptu Rian Dwi Wicaksono berusia 27 tahun adalah anggota Satsamapta Polres Jombang.

Baca Juga: Profil Biodata Tengku Dewi Putri, Istri Andrew Andhika yang Yakin Gugat Cerai dan Melahirkan Tanpa Sang Suami

Briptu Fadhilatun Nikmah baru saja melahirkan anak kedua mereka yang kebetulan kembar, dalam pernikahan mereka dikaruniai 3 orang anak. Dikabarkan kedua anak kembar mereka baru saja lahir sekitar 3 bulan yang lalu, hingga banyak yang menyebut Briptu Nikmah masih terkena baby blues atau bahkan depresi pascamelahirkan.

Kronologi dan Motif Polwan Bakar Suami di Mojokerto

Kronologi dan motifnya diungkap oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S Marunduri, yang menjelaskan bahwa kasus yang tengah diselidiki oleh pihak kepolisian ini berasal dari permasalahan rumah tangga.

Motifnya karena Briptu Nikmah jengkel saat ke ATM untuk mengecek saldo rekening suaminya ternyata gaji ke-13 milik suami seharusnya Rp2,8 juta hanya tersisa Rp800.000 saja. Disebut-sebut bahwa sang suami sering memakai uang untuk judi online (judol), karaoke dan menyewa LC, hingga meninggalkannya sendiri padahal dirinya baru saja melahirkan.

Ada pula yang menyebut suaminya, polisi Jombang ini kecanduan judol hingga menyeret harta mereka lainnya, bahkan mobil mereka pun sudah terjual. Kronologi pembakaran pada Briptu Rian Dwi Wicaksono pun dijelaskan oleh Kapolres Mojokerto.

Setelah melihat saldo berkurang, sang Polwan ingin meminta penjelasan pada suaminya dan meminta agar sang suami pulang ke Asrama Polisi Mojokerto, tempat mereka tinggal. Saat pulang dari ATM sang istri membeli bensin dan meletakkan di atas lemari kemudian memfoto untuk dikirim ke suami.

Halaman:

Editor: Ratna Dwi Mayasari


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah