UKT 2024 Batal Naik Ujung Pertemuan Nadiem dan Jokowi, Mahasiswa Undip Semarang Minta Pemerataan Fasilitas

- 28 Mei 2024, 06:08 WIB
Ilustrasi. Biaya UKT 2024 tidak jadi naik setelah Nadiem menghadap Jokowi, mahasiswa Undip Semarang minta ada pemerataan fasilitas fakultas.
Ilustrasi. Biaya UKT 2024 tidak jadi naik setelah Nadiem menghadap Jokowi, mahasiswa Undip Semarang minta ada pemerataan fasilitas fakultas. /pexels.com/Ahsanjaya/

MalangTerkini.com – Pasca pertemuan Mendikbudrisetek Nadiem Anwar Makarim dengan Presiden Jokowi, akhirnya biaya UKT 2024 tidak jadi naik. Sementara mahasiswa Undip langsung minta supaya ada pemerataan fasilitas Fakultas.

Para calon mahasiswa baru bisa bernapas lega sebab jumlah Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibayarkan akan sama dengan tahun 2023 kemarin. Terlebih lagi pihak kampus memastikan tidak pula menaikkan biaya Iuran Pembangunan Institusi (IPI).

Setelah dirasakan perjuangan mahasiswa berhasil dalam menurunkan harga UKT yang harus dibayarkan oleh mahasiswa baru, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang meminta adanya pemerataan fasilitas Fakultas dan gedung.

Baca Juga: Viral UKT UB Malang Tahun 2024 Melangit, Cek Biaya Sentuh 2 Digit Pasca Bertambah Jadi 12 Golongan

Pasca UKT Batal Naik, Mahasiswa Undip Minta Pemerataan

Setelah pihak kampus Undip mengumumkan bahwa biaya Uang Kuliah Tunggal untuk tahun ini tidak naik, seperti dikutip dari Instagram Undip.official ada keinginan pula untuk adanya penyetaraan fasilitas dan gedung vokasi soshum dan saintek.

Kini mahasiswa berharap wacana peleburan twin tower kampus segera dapat direalisasikan. Mengingat perbedaan fasilitas tersebut akan mempersulit pemerataan keadilan untuk para mahasiswanya.

“Alhamdulillah, oke sekarang samain fasiltias dan gedung vokasi Soshum sam Saintek dong, yuk bisa yuk kampus peleburan perlu dibenahi sangaatt,” tulis @anisyab.

Komentar ini pun mendapatkan dukungan dari pemilik akun lain yang mengharap semoga wacana twin tower kampus peleburan segera terealisasikan.

Sementara dari pihak Universitas sendiri memberikan komentar agar mahasiswa menunggu saja, hal tersebut masih dalam proses.

Halaman:

Editor: Ratna Dwi Mayasari


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah