Mantan Kades Pakisaji Kabupaten Malang Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp646 Juta untuk Kebutuhan Sehari-hari

- 18 Mei 2024, 06:04 WIB
Kronologi mantan Kades Pakisaji, Suhardi, Kabupaten Malang diduga melakukan korupsi dana desa Rp646 juta lebih, untuk menutup kebutuhan sehari-hari.
Kronologi mantan Kades Pakisaji, Suhardi, Kabupaten Malang diduga melakukan korupsi dana desa Rp646 juta lebih, untuk menutup kebutuhan sehari-hari. /Instagram @polresmalang_polisiadem/

MalangTerkini.com – Mantan Kepala Desa (Kades) Wadung Kecamatan Pakisaji ditangkap Unit Satuan Reskrim Polres Malang, diduga korupsi dana desa Rp646 juta lebih untuk menutup kebutuhan sehari-hari.

Polisi mengamankan mantan Kades Wadung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang, Suhardi, usia 67 tahun atas laporan masyarakat terkait dugaan terjadi penggelembungan anggaran kegiatan hingga membuat proyek-proyek fiktif.

Wakapolres Malang, Kompol Imam Mustolih menjelaskan pada media dalam pers rilis di Kantor Polres Malang, 17 Mei 2024. Berawal dari laporan yang masuk, pihaknya melakukan klarifikasi, penyelidikan, kemudian naik ke tingkat penyidikan hingga minta pemeriksaan audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) oleh Inspektorat Kabupaten Malang.

Baca Juga: Kejagung Perpanjang Masa Penahanan Harvey Moeis dalam Kasus Korupsi Komoditas Timah

Kronologi Mantan Kades Korupsi Dana Desa Pakisaji Kabupaten Malang

Hasil audit PPKN yang dilakukan oleh Inspektoran Kabupaten Malang ini diperoleh bukti bahwa sejak tahun 2019 sampai dengan 2021 terjadi penggelembungan sisa kegiatan Dana Desa Wadung. Penyimpangan ini diduga dilakuan oleh mantan Kades, Suhardi yang kala itu masih menjabat dalam periode 2017-2023.

Dana kelebihan kegiatan ini ditutupi dengan laporan adanya proyek-proyek fiktif yang dilakukan Suhardi, sehingga peruntukannya sangat menyimpang dari RPABDesa Wadung periode 2019-2021 menyebabkan terjadinya kerugian keuangan negara.

Atas kasus ini Polres Malang telah memeriksa 11 orang saksi termasuk saksi ahli dari auditor madya Inspektorat Daerah Kabupaten Malang.

Awalnya Desa Wadung mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat di tahun 2019 untuk alokasi Dana Desa sebesar Rp1.426.778.000, Tahun 2020 sebesar Rp1.472.698.105, dan tahun 2021 sebesar Rp1.053.086.000.

Masih menurut Imam, besarnya penggelembungan kegiatan yang tak wajar berdasarkan hasil audit pada tahun 2019 sebesar Rp113,44 Juta, tahun 2020 sejumlah Rp180,33 juta dan tahun 2021 sejumlah Rp329,59 juta.

Halaman:

Editor: Ratna Dwi Mayasari


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah