Sidang Isbat Putuskan Lebaran Bareng, Warga Malang Dihimbau Takbir Tanpa Sound Horeg dan Petasan

- 10 April 2024, 06:05 WIB
Hasil sidang Isbat lebaran bareng tanggal 10 April 2024, warga Malang dihimbau tidak takbir dengan sound horeg dan main petasan.
Hasil sidang Isbat lebaran bareng tanggal 10 April 2024, warga Malang dihimbau tidak takbir dengan sound horeg dan main petasan. /Instagram @malangraya_info/

MalangTerkini.com – Hasil sidang Isbat memutuskan lebaran pertama sama dengan keputusan Muhammadiyah sebelumnya, warga Malang pun dihimbau agar takbir tidak menggunakan sound horeg dan petasan.

Setelah sidang Isbat berjalan secara tertutup, akhirnya dalam konferensi persnya pemerintah yang diwakili oleh Kementerian Agama memutuskan 1 Syawal 1445 H jatuh pada tanggal 10 April 2024.

Sejak diumumkannya keputusan tersebut, masyarakat pun merayakan malam hari kemenangan dengan mengumandangkan takbir di semua masjid.

Kepolisian Himbau Takbir Tanpa Sound Horeg

Dalam akun Instagramnya Polres Malang @polresmalang_polisiadem menghimbau masyarakat agar dalam merayakan dan menyambut hari kemenangan dengan berdoa dan berdzikir di masjid dan musholla.

Dalam himbauannya, Kepolisian berharap agar warga tidak mengadakan takbir keliling apalagi menggunakan sound horeg yang biasanya diadu antara satu dengan lainnya.

Tak hanya itu ada beberapa hal lainnya yang diharapkan pihak kepolisian agar tidak dilakukan oleh warga seperti tidak menyulut petasan, ugal-ugalan di Jalan Raya serta menghentikan pesta miras dan menjauhi narkoba.

Selain menghormati hari yang suci ini, Polisi berharap hal ini dapat menciptakan suasana yang kondusif saat lebaran terhindar dari berbagai hal negatif lainnya.

Takbir Keliling Kota Malang

Meskipun demikian tampaknya masih ada masyarakat yang merayakan malam hari kemenangan dengan melakukan takbir keliling.

Dikutip dari unggahan video di akun Instagram @malangraya_info tanggal 9 April 2024 malam tampak melintas di salah satu sudut kota Malang rombongan iring-iringan takbir keliling.

Ada dua mobil pickup terbuka satunya berisi sound system yang melantunkan takbir dan pickup lainnya tampak berisi para wanita yang ikut dalam takbir keliling tersebut.

Terlihat pula iring-iringan kendaraan motor mengikuti kedua pickup tersebut mengadakan takbir keliling. Dari kolom komentar ada warganet yang menyebutkan bahwa dugaan iring-iringan tersebut adalah warga Joyosuko, Merjosari.

Sementara di daerah Kabupaten juga dilaporkan masih ada yang menyalakan sound horeg yang mengganggu warga lainnya.

“Pak tolong yang di kec. kasembon di hentikan. Sangat mengganggu, saya punya bayi dan balita. Sound dengan suara yang gak masuk akal,” tulis @silviatgie.

Itulah hasil sidang Isbat lebaran bareng tanggal 10 April 2024, warga Malang dihimbau tidak takbir dengan sound horeg dan main petasan.***

Editor: Ratna Dwi Mayasari


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah