Gudang Peluru Milik Siapa? Ternyata Ini Sebab Ledakan dan Kebakaran di Bekasi

- 31 Maret 2024, 07:35 WIB
Pemilik gudang peluru yang mengalami ledakan di Bekasi dan penyebab kebakaran
Pemilik gudang peluru yang mengalami ledakan di Bekasi dan penyebab kebakaran /TikTok r.b.88/

MalangTerkini.com – Ledakan dan kebakaran yang terjadi pada salah satu Gudang peluru di Bekasi berlangsung bertubi-tubi pada hari Sabtu sore, 30 Maret 2024.

Menurut warga setempat ledakan ini mulai terjadi sekitar pukul 18.00 WIB terjadi terus menerus bahkan sempat dilaporkan pukul 21.00 WIB masih terjadi ledakan. Bahkan lontarannya hingga ke Kota Wisata.

Pihak Damkar sudah siap siaga 5 unit di sekitar lokasi tapi tidak berani untuk masuk memadamkannya, harus menunggu agar ledakan-ledakan itu berhenti.

Diketahui bahwa gudang peluru yang meledak serta mengalami kebakaran ini adalah milik Kodam Jaya Yon Armed 07 Kecamatan Bantargebang Kota Bekasi Jawa Barat. Gudang ini terletak diantara kota Bekasi dan Bogor, sebagian juga masuk wilayah Kampung Parung Pinang, Desa Ciangsana, Kabupaten Bogor.

Penyebab Ledakan dan Kebakaran Gudang Peluru

Penyebab ledakan disampaikan langsung oleh Pangdam Kodam Jaya, Mayjen TNI Mohamad Hasan dalam jumpa persnya pada hari Sabtu malam, 30 Maret 2024.

Bertempat di Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Yon Armed 07, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi ini Mayjen Moh. Hasan awalnya menekankan bahwa sistem pergudangan yang tengah mengalami kebakaran ini sudah sangat aman.

"Tapi dapat kami pastikan bahwa sistem pergudangan di Kodam Jaya ini, di gudang ini sudah sangat aman," ucap Mayjen Moh. Hasan.

Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) sebagai penyimpan peralatan Kodam Jaya di Ciangsana ini lokasinya brada di bunker, sementara di atasnya terdapat tanggul yang dapat mengamankan jika ada ledakan ke arah samping.

Ia menjelaskan menurut analisa yang sudah dilakukan, ledakan dan kebakaran ini terjadi karena di gudang ini juga menyimpan munisi yang labil akibat kadaluwarsa. Awal mula kebakaran, timbul asap dari Gudang munisi 6 hingga menyebabkan kebakaran dan ledakan-ledakan. Kemungkinan terjadi reaksi kimia , gesekan-gesekan hingga menimbulkan ledakan di gudang munisi nomor 6.

Munisi kadaluwarsa ini berasal dari pengembalian berbagai satuan di seluruh wilayah Jakarta yang dilayani oleh Kodam Jaya. Menurut Mayjen Moh. Hasan ada sekitar 160 ribu jenis munisi dan bahan peledak yang telah berusia lebih dari 10 tahun.

Munisi ini sudah dibuatkan surat penghapusan di awal tahun 2024 namun masih dalam proses sehingga perlu dikumpulkan dan dirapikan satu per satu.

Mayjen Moh. Hasan memastikan Gudang tidak mempunyai sistem listrik atau pemicu lain yang dapat menyebabkan kebakaran dari luar.

Itulah gudang peluru yang mengalami ledakan dan kebakaran di Bekasi termasuk pemilik dan penyebab ledakan.***

Editor: Ratna Dwi Mayasari


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah